Rancangan Acak Lengkap Faktorial (RALF)

Laporan Praktikum Perancangan Percobaan

 

RANCANGAN ACAK LENGKAP FAKTORIAL (RALF)

 



  

Nama : Gheisa Zahira Shofa

NPM : 2205109010011

No Komputer : 06

Laboratorium Statistik dan Sosial

 

 

DEPARTEMEN PROTEKSI TANAMAN

FAKULTAS PERTANIAN

UNIVERSITAS SYIAH KUALA

DARUSSALAM - BANDA ACEH

2024

 

Tinjauan Pustaka

A.Definisi Umum

    Rancangan Acak Lengkap Pola Faktorial AxB adalah rancangan acak lengkap yang terdiri dari dua peubah bebas (Faktor) dalam klasfikasi silang yaitu faktor A yang terdiri dari a taraf dan faktor B yang terdiri dari b taraf dan kedua faktor tersebut diduga saling berinteraksi. Saling berinteraksi dimasudkan bahwa pengaruh suatu faktor tergantung dari taraf faktor yang lain, dan sebaliknya jika tidak terjadi interaksi berarti berarti pengaruh suatu faktor tetap pada setiap taraf faktor yang lain. Jadi bila tidak terjadi interaksi antar taraf-taraf suatu faktor saling sejajar satu sama lainnya, sebaliknya bila ada interaksi tidak saling sejajar. 

    Percobaan faktorial dengan menggunakan rancangan dasar RAL (RALF) mencakup percobaan faktorial yang melibatkan lebih dari satu faktor, dengan RAL sebagai kerangka dasarnya. Dalam percobaan faktorial ini, akan berhadapan dengan kombinasi dari taraf-taraf faktor yang dicobakan disebut sebagai perlakuan. RAL Faktorial digunakan ketika kondisi lingkungan di mana percobaan dilakukan seragam atau sama, seperti pada penggunaan RAL.

    Dalam kerangka percobaan faktorial, ada beberapa model yang umumnya digunakan, antara lain model tetap, model acak, dan model campuran. Model tetap terjadi ketika taraf-taraf dari faktor-faktor yang diuji tetap, sementara model acak terjadi ketika salah satu atau kedua faktor diuji secara acak. Sementara itu, model campuran terjadi ketika salah satu faktor diuji secara tetap sementara yang lainnya diuji secara acak, atau sebaliknya.

B.Kelebihan dan Kekurangan Data RALF

    Adapun kelebihan dari RALF antara lain :

1.Dapat menghemat waktu dan biaya

2.Dapat diketahui interaksi 2 faktor dan besar pengaruh utama

    Adapun kekurangan dari RALF abtara lain:

1.Semakin banyak faktor yang di teliti, perlakuan kombinasi meningkat.

2.Analisis perhitungan lebih sukar.

C.Model Matematis Data RALF

    Adapun Model matematis dari RALF yaitu:

                                    Hijk = π + Ki + Pj + Pk + (Pj x Pk) + eijk

Keterangan :


Hijk          = Hasil akibat perlakuan ke-j dan perlakuan ke-k pada kelompok ke-i

π               = Nilai tengah umum

Ki             = Pengaruh kelompok ke-i

Pj             = Pengaruh faktor perlakuan ke-j

Pk             = Pengaruh faktor perlakuan ke-k

Pj x Pk      = Interaksi perlakuan ke-j dan perlakuan ke-k

Eijk          = Eror akibat perlakuan ke-j dan perlakuan ke-k pada kelompok ke-i

i               = 1, 2, …., k (k = kelompok)

j               = 1, 2, …., p ke-1 (p = perlakuan ke-1)

k              = 1, 2,…... p ke-2 (p = perlakuan ke-2)

D.Cara Analisis RALF dengan Menggunakan SPSS

1. Jalankan software SPSS. Untuk memulai membuat kerangka pengolahan, maka klik pada lembar “Variabel View”.



2.Isi kolom name dengan perlakuan,ulangan dan hasil Untuk Pengisian Pada DATA VIEW, begitu pula untuk perlakuan-perlakuan selanjutnya, dan juga untuk ulangan-ulangan selanjutnya.



3. Selanjutnya klik “Data View” untuk mengisi data. Begitu pula untuk baris-baris selanjutnya diisi dengan perlakuan, ulangan dan data berurut kekanan.

4. Selanjutnya untuk menganalisa data dilakukan dengan klik menu Analyze → General Linear Model → Univariate.



5.Pada Dependent Variable diisi dengan “Hasil” dengan cara meng-klik (import) tanda panah ditengan kedua kolom dan pada Fixed Factor diisi dengan “Perlakuan P” dan "Perlakuan K" dengan cara yang sama.



6.Klik Model → Custom →"Bulid tesms" lalu type "main effect" import “Perlakuan faktor P”, "Perlakuan Faktor K" dan type "interaction" klik Perlakuan Faktor K" lalu Klik "Shift" pada keyboard dan klik "Perlakuan Faktor K" dari kolom Factors & Covariates ke kolom Model → Continue.



7.Klik "Options" lalu display klik "Descriptive statistic" dan "Homogeneity tests"



8.Klik Post Hoc → import “Perlakuan P” dan "Perlakuan K" dari kolom Factors ke kolom Post Hoc Tests for → pada kolom Equal variances Assumed, checklist jenis uji lanjutan yang akan digunakan sesuai dengan kebutuhan dan tujuan misalnya LSD, Tuckey dan Duncan → Continue → Ok.



9.Selanjutnya akan muncul lembaran Output. Hasil pengolahan data dapat dilihat pada tabel Test of Between-Subjects Effect yang selanjutya akan ditampilkan dalam table sidik ragam.



Data RALF

 


Output Analisis Data RALF


Youtube

Referensi/Daftar Pustaka


Angriany, A. M. N., Tinungki, G. M., & Raupong, R. (2019). Estimasi Komponen Variansi pada Rancangan Faktorial
https://alponsin.wordpress.com/2018/11/10/rancangan-acak-lengkap-faktorial-ralf/Acak Lengkap Menggunakan Metode Generalized Least Squares. Jurnal Matematika, Statistika dan Komputasi, 15(2), 54-66.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Rancangan Acak Kelompok (RAK)